Jumat, 06 Mei 2011

Khutbah Jumat Taqwa

Khutbah Jumat Taqwa
Marilah kita senantiasa meningkatkan iman dan takwa kita kepada Alloh dengan menjalankan perintah-perintahnya, dan menjauhi segala larangan-Nya dengan keyakinan bahwa sesungguhnya tidak ada keuntungan yang lebih besar melebihi taat kepada Alloh dan tidak ada bahaya yang lebih besar melebihi maksiat kepada Alloh.
Alloh berfirman dalam QS An-Nisa’:1


1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu.

[263] maksud dari padanya menurut Jumhur Mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan muslim. di samping itu ada pula yang menafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang serupa yakni tanah yang dari padanya Adam a.s. diciptakan.
[264] menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau memintanya kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :As aluka billah artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.

Dalam QS Al-Ahzab: 71 Alloh berfirman:


70. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah perkataan yang benar,

71. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, Maka Sesungguhnya ia Telah mendapat kemenangan yang besar.
Abdulloh bin Abbas ra dan Ikrimah ra berkata,”Maksud dari ‘katakanlah perkataan yang benar ialah selalu mengucapkan’Laa ilaaha illalloh.
Dalam sebuah hadots diriwayatkan bahwa amalan yang paling kuat itu ada tiga macam, yaitu:
1. Mengingat Alloh setiap saat (ketika senang maupun susah)
2. Berlaku adil, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain (tidak memaksakan dirinya dan tidak lari dari masalah)
3. Membantu harta kepada saudaranya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar